Kapal Nabi Nuh Ditemukan Di Wilayah Turki

Kapal Nabi Nuh Ditemukan Di Wilayah Turki – Bagi kalangan umat Islam, cerita tentang adanya kapal Nabi Nuh mungkin sudah tidak menjadi asing lagi untuk di dengar. Kapal Nabi Nuh mungkin adalah satu-satunya kapal terbesar pertama yang pernah dibuat oleh manusia. Pada zamannya kapal tersebut di buat atas perintah ALLAH SWT untuk menyelamatkan semua makhluk hidup dari bencana banjir besar yang akan di timpakan untuk menghukum para umat Nabi Nuh yang tidak mau di ajak ke jalan kebenaran.

Kapal Nabi Nuh Ditemukan Di Wilayah Turki

Kapal Nabi Nuh

Hingga akhirnya bencana banjir besar benar-benar terjadi, beberapa makhluk hidup seperti para pengikut Nabi Nuh dan ribuan jenis hewan berhasil selamat dari terjangan banjir yang sangat dahsyat itu.

Kapal Nabi Nuh di Temukan di Wilayah Turki

Menyingkap sebuah misteri yang sudah lama berlalu mungkin tak semudah yang kita bayangkan, tetapi pada akhirnya misteri dari kapal Nabi Nuh akhirnya mulai terungkap keberadaannya. Para peneliti menyakini jikalau sebuah benda yang menyerupai bangkai kapal yang di temukan di salah satu puncak gunung di wilayah Turki ialah merupakan kapal Nabi Nuh. Bangkai kapal tersebut bentuknya sangatlah besar hampir sebesar sebuah bukit, serta bangkai itu di temukan di gunung Ararat yang berada di wilayah Turki Timur.

Penemuan bangkai kapal Nabi Nuh ini ialah penemuan yang paling berharga sepanjang sejarah manusia dari cerita yang sudah lama melegenda. Penemuan bangkai kapal Nabi Nuh ini tak cuma membuat para peneliti dunia berlomba untuk mengungkap misteri yang di bawa dari kapal tersebut, para penyelidik dari US seperti CIA / KGB tidak mau ketinggalan dalam partisipasinya meneliti bangkai kapal Nabi Nuh. CIA bahkan sudah melakukan upaya pemotretan memakai satelit untuk memperjelas penemuan yang spektakuler tersebut.

Ditemukan di Gunung Kesengsaraan

Gunung Ararat dulunya ialah sebuah gunung yang kerap di sebut dengan nama gunung kesengsaraan, perihal itu terjadi karena medan pendakian yang sangat sulit untuk di lalui. Tak sedikit dari para pendaki yang gagal untuk mencapai puncaknya, cuma orang orang yang beruntung sajalah yang dapat sampai ke puncak gunung kesengsaraan tersebut. Bahkan bagi pendaki yang kurang begitu beruntung maka nyawa taruhannya, tak heran di gunung ini sudah banyak pendaki yang tewas mengenaskan sebelum mereka dapat mencapai puncak.

Medan yang sulit di jangkau oleh para peneliti mengakibatkan kendala lamanya buat mengungkap misteri keberadaan kapal Nabi Nuh. Tetapi pada akhirnya kini gunung tersebut telah bisa di taklukkan oleh banyak orang, sehingga bagi orang yang bisa mencapai puncaknya maka bisa langsung menyaksikan sendiri penemuan bersejarah tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan para ahli arkeolog menyimpulkan jikalau artefak yang di temukan di puncak gunung Ararat ialah benar merupakan sebuah bahtera Nabi Nuh.

Bangkai Kapal Diketahui Setelah Longsornya Salju

Gunung Ararat ialah sebuah gunung yang di selimuti oleh tumpukan salju, maka tak heran bila gunung ini mempunyai medan yang cukup sulit buat di taklukkan. Pada tangga 2 Mei 1988, Gunung Ararat di landa sebuah bencana gempa bumi dahsyat yang menyebabkan permukaan salju longsor sehingga menyibak misteri artefak dari kapal Nabi Nuh. Salju di gunung Ararat ini ternyata sudah lama menutup bangkai kapal selama ribuan tahun lamanya sampai pada akhirnya di temukan akibat longsornya salju akibat gempa bumi.

Awal penemuannya di tengarai dengan penemuan sebuah lubang batu berukuran besar dengan pahatan yang di percaya sebagai Drouge Stones. Droug Stone ialah merupakan salah satu bagian dari tekhnologi kapal jaman dahulu yang di pakai buat menstabilkan pergerakan perahu. Bermula dari penemuan drouge stone tersebut, akhirnya penelitian berlanjut kebagian lainnya sampai menemukan seluruh bagian kapal.

Kapal Nabi Nuh Dibuat Dengan Tekhnologi Maju

Mungkin banyak orang akan menyangka jikalau kapal Nabi Nuh yang di temukan itu ialah kapal dengan karakteristik yang sangat primitif. Tetapi dari sebagian hasil penelitian yang sudah di lakukan, terkuak jikalau pembuatan kapal Nabi Nuh ini tidaklah seprimitif yang di bayangkan banyak orang. Para peneliti mengungkapkan jikalau pada zamannya, kapal ini benar benar di buat dengan ilmu pengetahuan sains serta tekhnologi maju saat itu. Semua bentuk serta bagiannya sudah di perhitungkan dengan secara matang, sehingga kapal dapat benar benar berfungsi sebagaimana banyak menampung ribuan segala jenis macam hewan.

Sebagian hasil penelitian lainnya juga ikut menjadikan bukti jikalau kapal ini bukanlah sebuah kapal primitif, hal itu di tegaskan dengan adanya penemuan benda lainnya di kaki gunung Ararat. Para peneliti Rusia menemukan banyak sekali artefak batu baterai elekterik purba berjumlah sekitar 500 yang di tengarai sebagai alat buat menyepuh bahan logam.

Kapal Nabi Nuh juga sering di sebut dengan The Great Noah Ark, yang artinya ialah bahtera besar dari Nuh. Banyak peneliti yang menyebutkan jikalau kapal ini di buat pada 2465 SM untuk sebuah misi penyelamatan makhluk hidup yang ada di zaman Nabi Nuh. Dari hasil penelitian yang di peroleh, bentuk dari kapal Nabi Nuh yang di temukan di puncak gunung Ararat nyatanya tak sama dengan bentuk kapal yang ada di zaman modern sekarang.

loading...

You may also like...

error: Content is protected !!