Sejarah Mengenai Ajian Pancasona

Sejarah Mengenai Ajian Pancasona – Ajian pancasona ialah ajian yang kerap dipakai oleh orang zaman dahulu buat memperkuat diri serta pertahanannya ketika berperang. Konon dengan ajian pancasona, seseorang akan dapat hidup kekal abadi sampai hari kiamat tiba. Seorang dengan ajian ini cuma akan mati bila tubuhnya dipisah menyebrang sungai serta digantung supaya tak menyentuh tanah. Bila jasadnya menyentuh tanah, bagian bagian tubuh tersebut bisa kembali bersatu, serta orang yang mempunyai ajian ini dapat hidup lagi.

Sejarah Mengenai Ajian Pancasona

Ajian Pancasona

Ajian pancasona ialah ajian ilmu hitam yang kerap dimiliki jawara jawara tanah jawa di masa silam. Mereka memakai ajian ini buat memperoleh hidup kekal. Mereka tidak akan bisa dikalahkan ketika berperang tanding. Tubuhnya yang terluka saat duel dapat dengan sekejap kembali pulih, tubuhnya yang terputus dapat kembali menyatu, bahkan saat ia mati, ia dapat hidup kembali

Ajian ini banyak dipakai oleh pejuang pejuang masa silam buat melawan penjajah. Sebagian arsip Belanda kuno bahkan sempat menuliskan keampuhan ajian ini. Tentara tentara Belanda kerap kewalahan bila berperang secara fisik dengan jawara jawara tanah air. Bukan cuma kulit mereka yang tidak tembus peluru, tulang mereka juga sekeras baja. Sangat tidak mungkin buat dikalahkan kecuali dengan bantuan politik pecah belah (devide et impera).

Ajian Pancasona di Zaman Sekarang

Di zaman ini, ajian ini dianggap tidak lebih dari sekedar dongeng kosong para orang tua buat melelapkan tidur anaknya. Banyak orang yang tidak percaya bila ajian satu ini ialah ajian yang benar benar nyata. Ajian yang ampuh, ajian pancasona kini sudah musnah punah. Disamping karena jarang diturunkan, ajian pancasona juga mempunyai efek yang cukup mengerikan. Orang yang mempunyai ajian ini tak akan dapat mati, jasadnya juga tidak dapat diterima bumi. Orang orang dengan ajian ini akan berubah menjadi jenglot. Tubuhnya mengecil, mengecil, dan terus mengecil, sedang rambut, gigi, serta kukunya terus tumbuh.

Amalan untuk Memperoleh Ajian ini Perlu diketahui, amalan yang Anda lakukan untuk memperoleh ilmu ajian rawa rontek ialah amalan yang berat. Anda harus ikhlas melakukannya bila ingin amalan amalan berikut ini membuahkan hasil. Amalan pertama ialah melakukan puasa senin kamis selama 7 bulan secara berturut turut. Sehabis puasa senin kamis tersebut selesai, 3 hari berikutnya lanjutkan dengan puasa sunah 40 hari secara berturut turut pula.

Selama berpuasa senin kamis dan puasa 40 hari, setiap kali sholat fardlu, bacalah rapal ajian pancasona di bawah ini sebanyak 21 kali. Selama berpuasa, Anda juga diwajibkan untuk melaksanakan sholat hajat setiap malam dan membaca rapal ajian pancasona sebanyak 21 kali. Malam terakhir yaitu hari ke 41 puasa, pastikan Anda tidak tidur selama sehari semalam. Usahakan selalu menjaga kesucian badan dari hadas dan najis.

loading...

You may also like...

error: Content is protected !!