Kedahsyatan Dari Ilmu Ajian Brajamusti

Kedahsyatan Dari Ilmu Ajian Brajamusti  – Ajian brajamusti ialah suatu ajian kanuragan yang biasa dipakai orang orang jaman dulu untuk melumpuhkan lawan ketika sedang berperang. Para pendekar masa silam belum akan turun gunung bila ia belum dibekali oleh ajian satu ini. Ajian brajamusti ialah pemungkas serta pamungkas dari sekian banyak ilmu kanuragan yang ada, oleh sebab itu dapat kita sebutkan jikalau ajian ini adalah salah satu ajian tingkat tinggi, sama dengan ajian lembu sekilan.

Kedahsyatan Dari Ilmu Ajian Brajamusti

Ilmu Ajian Brajamusti

Di era saat ini, bukan tak mungkin ajian brajamusti buat dipelajari. Buat orang yang bersungguh sungguh serta mempunyai niat yang tulus, memilikinya sebagai sarana perlindungan diri tentu hal yang lumrah.

Kedahsyatan Ajian Brajamusti

Ajian brajamusti dikatakan sebagai salah satu ajian tingkat tinggi karena tingkat keganasan serta kedahsyatannya yang mengerikan. Dengan ajian brajamusti ini, kita jadi dapat mempunyai sebuah pukulan yang kekuatannya sangat luar biasa. Pukulan kita yang biasanya cuma bisa mempenyokan batang pisang, dengan sedikit pembelajaran, rialat, serta tirakat, kita dapat merubahnya menjadi pukulan yang bisa menghancurkan beton tebal bahkan besi sekalipun. Pukulan ajian brajamusti juga dapat dilakukan pada target jarak jauh. Kekuatannya sama saja meski lawan berada > 5 meter di hadapan Anda.

Rialat yang dilakukan untuk memperoleh ajian brajamusti terbilang cukup sederhana. Cuma saja efeknya yang perlu diperhatikan dengan seksama. Seorang yang mempunyai ajian brajamusti haruslah orang yang sabar, orang yang dapat menahan emosinya, serta tak ringan tangan. Bila tidak, tentu akan sangat berbahaya sekali. Ia tak akan bisa mengendalikan amarah, sehingga orang orang tertentu yang mungkin hanya melakukan kesalahan kecil dapat hancur lebur karena pukulannya.

Untuk mempunyai ajian brajamusti, beberapa rialat serta tirakat yang bisa dilakukan antara lain :

  • Melakukan puasa mutih selama 7 hari dengan ketentuan buka serta sahur di hari pertama cuma makan 7 kepal nasi dan air putih, hari kedua makan 6 kepal nasi putih dan air putih, serta seterusnya dikurangi satu kepal.
  • Pada hari ketujuh puasa mutih dilakukan sembari tidak tidur pada malam harinya (persis seperti puasa ngebleng).
  • Selama berpuasa, jangan pernah telat melakukan sholat fardlu dan membaca mantra ajian brajamusti selepas wirid sebanyak 21 kali.
loading...

You may also like...

error: Content is protected !!