Campur Tangan Jin Di Kehidupan Manusia

Campur Tangan Jin Di Kehidupan Manusia – Kadangkala tanpa kita sadari, ada mahluk jin bergolongan putih di sekitar kita yang sering menolong kita serta keluarga, contohnya membantu menjaga keamanan rumah, mengobati yang sedang sakit, membantu memperlaris warung ┬átoko, membantu memberi ilham buat penyelesaian masalah, dsb. Biasanya jika mereka telah cocok dengan kita atau rumah kita, jika sudah pernah membantu, mereka akan terus membantu tanpa meminta imbalan. Ada bangsa jin yang senang membantu atau berinteraksi dengan manusia, terutama ialah yang mempunyai kaitan dengan leluhur seseorang.

Campur Tangan Jin Di Kehidupan Manusia

Jin Di Kehidupan Manusia

Jin Di Kehidupan Manusia

Mereka memperlakukan kita seolah olah kita ialah anak cucu keturunannya. Kadang kadang mereka datang menjenguk kita, mengobati yang sedang sakit, atau mengikut pada seseorang yang dia merasa cocok. Ketika mereka datang, mereka menunjukkan bau bauan tertentu atau rasa tertentu agar manusia tahu jikalau mereka datang. Ada juga yang datang “mengendarai” binatang tertentu serta hinggap di rumah kita, contohnya kupu kupu serta burung liar. Paling banyak ialah kupu kupu yang berwarna coklat, serta ada yang disebut kupu kupu gajah karena ukurannya besar dan sayapnya lebar layaknya telinga gajah. Jika keberadaan binatang binatang itu tak mengganggu, sebaiknya juga jangan diganggu.

Kadangkala tanpa sepengetahuan kita, ada juga mahluk jin di sekitar kita yang berenergi panas serta sering menyusahkan kita dan keluarga, contohnya membuat suasana rumah ‘panas’, sehingga kita mudah marah dan bertengkar, tak betah di rumah, mengakibatkan sakit-sakitan, toko sepi pengunjung, mendatangkan banyak kesialan, musibah, dsb. Mereka tak bermaksud jahat, cuma saja energinya tak cocok dengan manusia. Tapi jin yang bergolongan hitam biasanya bersikap jahat terhadap kita, meskipun kita tak berbuat jahat atau salah pada mereka. Banyak mahluk jin yang berkesaktian rendah, bahkan lebih rendah daripada kesaktian kuntilanak yang di antara para mahluk halus termasuk yang kesaktiannya paling rendah.

Tapi banyak juga dari mereka yang berkesaktian tinggi, bahkan kesaktiannya dapat mencapai ribuan kali lipat kesaktian Ibu Kanjeng Ratu Kidul. Biasanya makin tinggi kesaktiannya, makin halus dimensinya (semakin sulit dilihat), dan meskipun energinya besar dan tajam, tapi juga semakin halus, semakin sulit dirasakan atau dideteksi. Kebanyakan kita mengetahui kehadiran mahluk halus di sekitar kita, tapi tak bisa mendeteksi keberadaan jin jin berkesaktian tinggi di sekitar kita. Banyak jin yang hidup sendiri, tapi banyak juga yang bersosialisasi serta hidup dalam komunitas. Yang menjadi penguasa di suatu tempat biasanya ialah jin yang hidup berkomunitas, bukan jin yang hidup sendiri. Jin yang hidup sendiri, meskipun berkesaktian tinggi di lingkungannya, belum tentu dia menjadi penguasa di lingkungannya berada.

Biasanya jin lain, yang meskipun kesaktiannya lebih rendah, dia yang menjadi penguasa serta merekrut banyak pengikut di bawah kekuasaannya. Tapi jin penguasa itu berusaha menjalin hubungan pertemanan dengan jin lainya, jika diperlukan saat bertahan dari serangan gaib lain, dia dapat berlindung pada jin tersebut. Disamping berlindung pada jin sakti di lingkungannya, banyak jin yang berlindung kepada kesaktian suatu benda gaib, benda mustika, atau pusaka, yang berada di alam gaib. Sering kita menyebut jin tersebut sebagai ‘penunggu’ atau penjaga benda gaib. Benda gaib mustika atau pusaka itu sendiri biasanya khodamnya bukan dari golongan jin, tapi dari golongan tersendiri, sesuai jenis benda gaibnya. Jin yang menjadi penjaga benda gaib tersebut biasanya kekuatannya 1/2 atau 3/4 kekuatan khodam benda gaibnya.

Jadi khodam benda gaibnya lebih sakti dibandingkan jin tersebut. Jin tersebut bukan khodamnya, tapi berusaha untuk ‘menguasai’ benda gaib tersebut dengan maksud menjadikan benda tersebut sebagai jimatnya jika diperlukan dalam bertahan dari suatu serangan. Beberapa dari mereka juga menyukai emas serta intan. Seringkali emas dan intan yang disimpan manusia di bawah tanah, bila dalam jangka waktu tertentu tak disentuh oleh si manusia, maka barang barang itu akan diambil oleh bangsa jin tersebut, dimasukkan ke alam gaib serta dijadikan harta mereka yang berharga. Kita sering menyebut mereka sebagai khodam penunggu harta karun gaib

loading...

You may also like...

error: Content is protected !!